Program PHPD2 Tahun 2021; Desa Sukajadi Jadi Pusat Pembinaan dan Pemberdayaan Desa oleh Mahasiswa IBI Kosgoro 1957

TAMANSARI-RADAR BOGOR, Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 (IBIK57) Bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Desa Sukajadi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D).

Melatih masyarakat mengolahan talas sebagai hasil pertanian utama, menjadi taro powder untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademis Kosgor 1957 Danial Thalib mengatakan PHP2D ini merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Perturan Pemerintah No 11 Tahun 2020.

Dimana perguruan tinggi diberikan kesempatan melakukan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dalam bentuk program tersebut.

“Jadi ini salah satu pengabdian pada masyarakat,” katanya kepada Radar Bogor Selasa (16/11/2021).

Selain itu, kegiatan ini dianggarkan oleh pemerintah desa. sehingga, program ini ada anggaran yang harus dipertanggungjawabkan.

“Oleh karena itu, setiap kegiatan yang kita lakukan harus terlaksana baik administrasinya, dokumen dan hasil yang baik,” tuturnya.

Tidak hanya itu, kegiatan inipun terus berkelanjutan. Selain pembinaan dalam inovasi teknologi juga diberikan link untuk pemasaran produk bagi mereka.

“Sehingga masyarakat Desa Sukajadi diharapkan menggunanakan marketing digital dan jadi tidak perlu menjajakan ke daerah-daerah, cukup lewat web promosi dengan brosur-brosur,” tuturnya.

“Dari pihak kita juga ada pemantauan. Kita juga tidak lepas tangan. Nanti dari mahasiswa juga akan melihat kembali. Ada kesulitan apa dan apa yang perlu di tindak lanjuti, sehingga berguna dan berkembang,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukajadi Ade Gunawan mengatakan mahasiswa dari Kosgoro 1957 sudah dua bulan memberi pembinaan kepada masyarakat.

Khususnya di wilayah RW 08 Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.

“Saya berharap setelah ini, maksimal mengolah hasil talas menjadi tempung dan berbagai macam olahan makanan lainnya,” tuturnya.

Ade mengatakan, Pemdes Sukajadi pun akan berupaya menopang kebutuhan kelompok warga yang sudah dibina oleh mahasiswa. Seperti permodalan kekurangannya disiapkan oleh Pemdes Sukajadi.

“Mudah-mudahan setelah masyarakat saya dibina dan berkembang menghasilkan potensi talas menjadi tepung makanan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu Presiden Direktur Rumaha Pangan Lokal Indonesia (RPLI) Eni yuniarti mengatakan komunitas ini yang merupakan binaan dari Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Bogor berharap mampu menaikan tarap hidup ekonomi masyarakat dari potensi lokal yang ada sekitaran.

“Salain program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa, tingkat keberlanjutannya dari Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 adalah menjadikan Desa Sukajadi sebagai pusat binaan,” tukasnya. 

Editor; RIZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *